Entri Populer

Minggu, 19 Mei 2013

Metode Klasifikasi, Asosiasi dan Clustering dalam Data Mining

Oleh: Yayan Hendrian, ST, M.Kom

Assalaamu'alaikum,

Hai.....apa kabar sahabat. Baik-baik aja kan. Sahabat tau gak sih perbedaan antara metode klasifikasi, asosiasi dan clustering dalam data mining? kalau jawabannya sudah tahu, wah salut deh. Itu tandanya sahabat  sudah mempelajarinya lebih dulu daripada ane. Ane baru mengenal istilah metode klasifikasi, asosiasi dan clustering dalam data mining pada saat ane kuliah di STMIK Nusa Mandiri Jakarta. Tapi....buat yang belum tahu, ane mau berbagi nih.
Banyak diantara kita, yang baru belajar mata kuliah SPK (Sistem Penunjang Keputusan) masih belum paham banget apa perbedaan antara metode yang satu dengan metode yang lainnya. Nah....supaya lebih jelas, ini jawabannya yang ane ambil dari berbagai sumber:

a.       Metode klasifikasi dan prediksi
Merupakan metode analisis data yang digunakan untuk membentuk model yang mendeskripsikan kelas data yang penting, atau model yang memprediksikan trend data. Klasifikasi digunakan untuk memprediksikan kelas data yang bersifat categorical, sedangkan prediksi untuk memodelkan fungsi yang mempunyai nilai continuous.
 Contoh:
  • Model klasifikasi yang dibangun untuk mengkategorisasikan aplikasi-aplikasi bank sebagai aplikasi yang aman atau beresiko
  • Model predikasi yang dibangun untuk memprediksikan pengeluaran konsumen berdasarkan pendapatan dan pekerjaannya.
b.      Metode Clustering
Metodenya dengan mengelompokkan data, record, pengamatan, atau memperhatikan untuk membentuk kelas-kelas objek baru yang memiliki kemiripan satu dengan yang lainnya. Metode clustering bertujuan untuk memaksimalkan persaman dalam satu cluster dan meminimalkan perbedaan antar cluster. Pengklusteran tidak mencoba untuk melakukan klasifikasi, mengestimasi, atau memprediksi nilai dari variabel target. Akan tetapi, algoritma pengklusteran mencoba untuk melakukan pembagian terhadap keseluruhan data menjadi kelompok-kelompok yang memiliki kemiripan (homogen), yang mana kemiripan record dalam satu kelompok akan bernilai maksimal, sedangkan kemiripan dengan record dalam kelompok lain akan bernilai minimal.
Contoh pengklusteran dalam bisnis dan penelitian adalah :
  • Mendapatkan kelompok-kelompok konsumen untuk target pemasaran dari suatu produk bagi perusahaan yang tidak memiliki dana pemasaran yang besar.
  • Untuk tujuan audit akuntansi, yaitu melakukan pemisahan terhadap perilaku finansial dalam baik dan mencurigakan
c.       Metode Asosiasi
Metodenya dengan menemukan atribut yang muncul dalam satu waktu. Metode aturan asosiasi membuat aturan berdasarkan kondisi yang sering terjadi. Aturan yang dibuat untuk data dalam kondisi  X, diharapkan dapat diterapkan untuk data-data lainnya dalam kondisi Y.
Contoh metode asosiasi :
  • Meneliti jumlah pelanggan dari suatu perusahaan telekomunikasi seluler yang diharapkan untuk memberikan respons positif terhadap penawaran upgrade layanan yang diberikan.
  • Menemukan barang dalam supermarket yang dibeli secara bersamaan dan barang yang tidak pernah dibeli secara bersamaan.
Sudah semakin jelas kan....perbedaannya. Semoga postingan ini bermanfaat untuk sahabat-sahabat semua. Untuk postingan berikutnya, silakan ditunggu. Kira-kira ada apa lagi ya......?Hmm mau tau aja atau mau tau banget?
btw, thanks ya...sudah berkunjung di blog ini.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar